Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Inilah Macam-macam SepedaTerpopuler dan Kegunaannya

Macam-macam Sepeda

Ditengah masa pandemi seperti sekarang, menjaga kesehatan adalah hal utama. Demi meningkatkan imunitas tubuh, kini masyarakat gencar berolahraga bersepeda. Bahkan sekarang kebiasaan itu menjadi tren, maka tidak heran jika banyak bermunculan
macam-macam sepeda terpopuler.

 

Macam-macam Sepeda serta Kegunaanya


Seiring munculnya tren bersepeda, kini banyak perusahaan yang memproduksi alat transportasi trandisional tersebut dengan melakukan inovasi-inovasi baru. Namun, demi kenyamanan saat berkendara perlu diketahui masing-masing jenis memiliki ciri serta kegunaan berbeda-beda.

 

1.  Sepeda Lipat

 

Salah satu jenis yang cukup populer beberapa tahun terakhir yakni model lipat. Sepeda ini memiliki karakteristik ringan, fleksibel namun compact. Maka tidak heran jika tipe tersebut banyak disukai oleh masyarakat perkotaan dengan mobilitas tinggi.

 

Sepeda ini menjadi salah satu alat transportasi favorit, karena cara menyimpannya mudah dan praktis dibawa kemana-mana. Kendaraan tersebut cocok untuk medan jalan beraspal. Berdasarkan ukuran ban terdapat dua jenis, yakni standar 16 atau 20 dan tipe besar 24 inch.

 

2.  Sepeda BMX

 

Berikutnya jenis yang cukup populer dari dahulu yakni BMX atau bicylce motocross. Karakteristik sepeda ini memiliki bentuk unik dengan stang tinggi dan jok rendah. Ukuran bannya juga kecil serta tebal. Umumnya model tersebut digemari oleh kalangan anak muda untuk freestyle.

Desain sepeda BMX ini memang sengaja dirancang untuk melakukan berbagai aksi freestyle yang ekstrim, seperti naik turun tagga, tepian bangu ataupun lainnya. Selain itu, alat transportasi tersebut juga dapat digunakan untuk balapan.

 

3.  Sepeda Gunung (MTB)

 

Buat pecinta olahraga berat, sepeda gunung bisa menjadi pilihan tepat. Pasalnya MTB didesain dengan struktur tangguh dan dilengkapi fork bersuspensi, jadi sangat kuat digunakan pada medan berat seperti pegunungan atau hutan.

 

Selain untuk menaiki gunung, pengguna MTB juga bisa melakukan kegiatan ekstrim lainnya seperti offroad di medan yang sangat sulit jika dilalui oleh jenis sepeda lainnya. Soal ketahanan tidak perlu diragukan lagi, pasalnya terbuat dari material kokoh namun tetap fleksibel.

 

4.  Sepeda Balap

 

Sudah jelas dari namanya, jenis sepeda ini memang dikhususkan untuk balapan. Desainnya strukturnya dibuat tangguh dengan stang lengkung. Beratnya pun lebih ringan dibanding tipe lainnya. Bahkan alat transportasi ini digadang-gadang mampu melaju dengan kecepatan hingga 60 km/jam.

 

Meskipun memiliki berat ringan, namun tidak perlu diragukan soal kekuatan. Pasalnya material yang digunakan berkualitas dan kokoh. Jenis sepeda balap juga mempunyai beberapa jenis dan cukup populer diantaranya seperti aero, light weighter dan endurance.

 

5.  Sepeda Hybrid

 

Hybrid merupakan salah satu dari macam-macam sepeda yang populer beberapa waktu terakhir. Desainnya pun cukup unik, pasalnya mengkombinasikan model balap dan gunung. Karakteristik khususnya terlihat dari keberadaan shock breaker di bagian roda depan.

 

Ciri lainnya dari jenis hybrid ini juga tampak dari bentuk ban yang memiliki diameter lebih lebar layaknya model balap, namun sedikit bertekstur. Sepeda tersebut sangat cocok digunakan untuk menempuh perjalanan jarak jauh dengan medan beraspal maupun off-road.

 

6.  Sepeda Fixie

 

Jenis fixie cukup populer tepatnya tahun 2019 lalu. Sepeda ini cukup unik dengan mekanisme fixed wheel tanpa menggunakan rem tangan. Bukan hanya itu, ukuran diameter bannya lebih besar namun tipis. Namun sayangnya, alat transportasi ini tidak cocok untuk digunakan pada medan terjal.

 

Sekilas memang jenis fixie  mirip seperti model balap terlihat dari frame dan rodanya. Namun perbedaannya terletak pada mekanismenya. Pasalnya, pergerakan ban pada sepeda ini tidak bebas karena mengikuti arah kayuh pedal.

 

Itulah sekilas informasi seputar macam-macam sepeda yang populer lengkap dengan karakteristik dan kegunaannya. Semoga ulasan di atas bisa menambah pengetahuan mengenai perkembangan alat transportasi tradisional tersebut.